🧠 1. Pahami dulu siapa targetmu
Sebelum nulis, tanya dulu:
-
Siapa pembacanya (usia, minat, masalah, kebutuhan)?
-
Apa yang mereka cari atau takutkan?
-
Bahasa seperti apa yang mereka pahami (formal, santai, lucu, dll)?
➡️ Contoh:
Kalau targetnya anak muda, gaya bahasanya bisa lebih santai dan kekinian.
Kalau targetnya pebisnis, pilih bahasa profesional dan to the point.
💎 2. Gunakan formula dasar copywriting
Ada beberapa rumus populer yang bisa kamu pakai:
✨ AIDA
Attention → Interest → Desire → Action
Contoh:
“Capek kerja lembur tiap malam? 😩
Kini kamu bisa hemat waktu pakai aplikasi X — bantu kerjaan selesai 2x lebih cepat!
Coba gratis hari ini!”
✨ PAS
Problem → Agitate → Solution
Contoh:
“Sulit tidur karena stres kerja?
Semakin lama kamu biarkan, tubuh makin lelah.
Tenangkan pikiranmu dengan aromaterapi alami dari RelaxOil.”
🧩 3. Fokus pada manfaat, bukan fitur
Orang tidak terlalu peduli “apa produkmu”, tapi “apa manfaatnya buat mereka”.
❌ Fitur:
“Kopi kami dibuat dari 100% biji Arabika.”
✅ Manfaat:
“Nikmati rasa kopi yang halus dan tidak bikin asam lambung naik.”
🎯 4. Gunakan kata yang membangkitkan emosi
Gunakan kata-kata seperti:
-
Gratis, baru, cepat, mudah, rahasia, terbatas, kamu, sekarang
-
Hindari kalimat kaku seperti brosur pemerintah 😄
🗣️ 5. Tambahkan call to action (CTA)
Arahkan pembaca untuk bertindak:
“Klik link di bio sekarang.”
“Pesan sebelum kehabisan.”
“Daftar gratis hari ini.”
✍️ 6. Tes dan perbaiki
Copywriting yang bagus bukan sekali jadi. Uji beberapa versi (judul, gaya bahasa, CTA), lalu lihat mana yang paling efektif.

Komentar
Posting Komentar